Seperti saling terkait, digulingkannya presiden Mursi (Ikhwanul Muslimin) di Mesir dengan diganti rezim Otoriter As Sisi, isu ISIS di banyak negeri, hingga titik baliknya ketika pengangkatan raja saudi baru , yakni raja Salman yg pro Islam serta koalisi pasukan muslim yang dikomando saudi mulai menumpas pemerintahan hasil kudeta syi'ah.
Tulisan
berikut menguatkan & menjadi analisa fakta-fakta diatas.
DR Bachtiar
Nasir
Alaisash
shubhu biqoriib?
Bersiaplah
untuk bangkit!
Apa yang
dilakukan CIA hampir mirip temuannya dengan Rusia; bahwa tahun 2020 akan hadir
sebuah peradaban baru, yang terbentang dari sebelah timur Cina sampai sebelah
barat Samudera Atlantik. Peradaban baru itu bernama Khilafah Islamiyah”
Umat sedang
dalam keguncangan yang sangat. Fitnah menyeruak, dada berdebar tidak tahu
musibah apa lagi yang akan datang. Pandangan manusia sedunia tertuju pada
media-media bohong yang membuat kebenaran menjadi penjahat, dan menggelari
kejahatan sebagai pahlawan.
Kita sedang
hidup dalam salah satu siklus sejarah. Kita sebagai umat Islam hari ini sedang
berada di titik jenuh keterpurukan, lalu akan terbitlah dari kegelisahan
intelektual umat ini,didukung dengan tekanan dari segala lini, yang
mengakibatkan Umat Islam ini bangun dari tidurnya dan bergerak menuju
kedewasaan cara berpikir.
Musuh Islam
takut dengan bangunnya kekuatan Umat Islam sedunia secara kolektif. Seperti
dikatakan oleh tokoh Israel David Ben Gurion, “Kami tidak takut atas sosialis,
kami tidak takut revolusi-revolusi, ataupun demokrasi di wilayah Arab ini, kita
hanya takut Islam sebagai rakasa yang tidur lama bangun kembali dari tidurnya
dan mulai gelisah.”
Tahun 2015
ini menjadi saksi adanya rentetan kegelisahan intelektual Umat Islam yang
ditandai dengan konferensi-konferensi berskala internasional, maraknya Islam
menjadi bahan perbincangan semua kalangan sebagai solusi keterpurukan ekonomi,
sosial bahkan sistem bernegara. Dengan munculnya Turki sebagai Negara maju yang
demokratis, modern dan sejahtera membuka pemahaman baru bagi masyarakat dunia
bahwa Umat Islam sedang on the way menuju kebangkitannya.
Al-Aqsha
Sebagai Simbol Kemenangan Beberapa saat yang lalu, penulis bertemu dengan
Syaikh Umar dari Gaza, beliau datang sembari mengabarkan kondisi kekinian jalur
Gaza dan Palestina secara umum. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kini
Pejuang Palestina HAMAS sedang dalam kondisi siaga, mereka menyiapkan segala
perlengkapan terbaik untuk menghadapi Israel.
Yang menarik
adalah, kini dalam setiap kampanye HAMAS dan parade pejuang kemerdekaan
Palestina, mereka meneriakkan slogan ‘Wa’dul Akhirah”, atau ‘janji terakhir’
mengutip firman Allah di surat Al-Isra’ ayat 7 :
فَإِذَا
جَاءَ وَعْدُ الآخِرَةِ لِيَسُوءُوا وُجُوهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا
دَخَلُوهُ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَلِيُتَبِّرُوا مَا عَلَوْا تَتْبِيرًا
Jika kamu
berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu
berbuat jahat maka kejahatan itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat
(janji terakhir) hukuman bagi kejahatan yang kedua, (Kami datangkan orang-orang
lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam masjid,
sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan
sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.
Pejuang
Palestina menyuarakan sebuah slogan hebat yang bermakna tinggi, bahwasanya
kemenangan Umat Islam atas Israel dan sekutunya semakin dekat, dan waktu-waktu
kini adalah saat terbaik dalam merobohkan supremasi Israel di Timur Tengah,
khususnya Palestina. Hingga akan datang suatu hari nanti, duri bernama Israel
yang menancap di jantung dunia islam akan tercabut, dan hilang selama-lamanya.
Situasi
kekalahan Israel semakin nyata dengan meningkatnya jumlah anggota parlemen
(Knesset) Israel yang seperenamnya berasal dari partai anti Zionisme. Dengan
terpilihnya kembali Benyamin Netanyahu sebagai Perdana Menteri Israel, posisi
Israel akan semakin muram, karena track record Benyamin Netanyahu buruk,
terlalu banyak kasus yang dia lakukan yang mencoreng Israel di mata
Internasional.
Slogan
Wa’dul Akhirah Hamas dan Iringan Kebangkitan Islam Mengapa pejuang Palestina
mengemukakan slogan besarnya yang berjudul ‘Wa’dul Akhirah’? Itu bukan
semata-mata hentakan yang akan membuat takut Israel.
“Wa’dul Akhirah” adalah sesuatu yang bermakna
dalam dan sesuai dengan keadaan dunia Islam hari ini, yang sedang merangkak
“bangun dari tidur panjangnya, dan bersiap menguasai dunia”, kata salah satu
orientalis barat, Murad W. Hoffman. Selaras dengan tren kebangkitan Islam ini,
saat ini banyak bermunculan sebuah wacana umat Islam sedunia untuk melebur
sekat-sekat geografi menjadi satu kesatuan Uni yang mengayomi dunia Islam
secara keseluruhan.
Belum lagi
menalar logika dari hadist Nabi Muhammad, disertai faktor-faktor bahwa dunia
Islam akan bangkit, dan agenda terbesarnya adalah : Membebaskan Masjid
Al-Aqsha! Jika
Khilafah
Utsmani Runtuh 1924, Seratus Tahun
